• "INGAT! KOPI BUKAN SOLUSI MASALAH, TAPI BISA JADI TEMAN TERBAIK SAAT MENGHADAPINYA!, Ada masalah ? Kunjungi ☕ Kedai Coffee Doeloe " • "Waktunya kamu ngopi ?, Kunjungi ☕ Kedai Coffee Doeloe, Bosan dirumah aja ? Yuk kunjungi ☕ Kedai Coffee Doeloe - 📍 Alamat: Cisitu, Karangsari, Kec. Pangatikan, Kabupaten Garut, Jawa Barat 44183 - 🕖 Jam Buka: Setiap hari, 07.00 – 23.00 WIB - 🚉 Patokan: ± 10 m dari Pos Jaga Lintasan — ikuti saja aroma kopinya. - 💬 Reservasi/rombongan: Chat WhatsApp dulu biar meja & air panasnya disiapkan."

Rabu, 27 Maret 2013

Umpan Untuk Lomba Mancing Ikan Mas


Resep Umpan Mancing Jitu – Untuk para penghobi mancing, ini ada resep umpan mancing tombro atau ikan mas di kolam pemancingan harian atau kiloan. Bisa Juga dicoba untuk lomba mancing kolam.

Umpan pagi :
  1. Ikan mujaer 3 jari, 4 – 5 ekor
  2. Tepung sagu 1,5 sdm (sendok makan)
  3. Tepung ketan 3 sdm
  4. 1 sdm susu dencow bubuk
  5. Putih telor bebek 2 biji
  6. Susu beruang kira kira 3 sdm (secukupnya).
  7. Pandan secukupnya (ambil yg agak ujung, jangan terlalu pangkal)
  8. Kroto 1 – 2 ons yang bagus (tidak bau). jika bau rendam dengan air panas sebentar lalu tiriskan.

Cara membuat:
  1. Kukus ikan mujaer sampai empuk, kemudian ambil dagingnya saja (yg putih), duri jgn sampai ikut. kemudian haluskan.
  2. Stlh halus campur semua adonan di atas hingga yakin merata, kecuali kroto dan pandan.(utk kroto selera, bisa di kukus lgsg atau bisa nanti dicocolkan pada waktu mancing.
  3. Kemudian masukan pandan, kukus hingga bau wangi dari pandan keluar. Kira 20  40 menit, kemudian dinginkan. setelah itu umpan bisa d coba terutama pagi hari.

NB : untuk memasang umpan ini, tangan harus sedikit dibasahi, karena sangat lengket.

Umpan Siang:
  1. Sarden tuna (DECHO)1 kaleng
  2. Kinoy kristal 1 bungkus
  3. Kinoy susu 1/2 bungkus
  4. Katu lampak 1/2 bungkus
  5. Super tombro warna kuning 1 bungkus
  6. Susu dencow bubuk 1/2 sachet ( bungkus yg kecil)
  7. 2 butir telor bebek kuningnya saja
  8. Pandan
  9. Kroto
  10. 2 sdm tepung sagu ( fungsinya hanya untuk perekat umpan agar tidak hancur), tidak diberi tidak apa-apa.

Cara Membuat:
  1. masukan sarden tuna (DECHO) ke dalam blender berikut minyaknya yg ada dlm kaleng tsb, masukan 2 butir kuning telor bebek ke dalam blender jg, kemudian haluskan dengan blender.
  2. masukan item no 2 sampai 5 dan 10 di tempat lain yg kering, aduk hingga rata. kemudian masukan adonan sarden tuna DECHO dan kuning telor bebek yg telah di blender ke dalam adonan item no 2 sampai 5 dan 10, aduk hingga yakin merata. kemudian masukan pandan dan di kukus sampai wangi kira2 40 menit. untuk kroto bisa dikukus langsung atau dicocolkan pada waktu mancing.

Senin, 26 November 2012

Kembali pada " Khittah " Seorang Guru



Dunia pendidikan kini telah banyak terbius oleh berbagai ajaran-ajaran maupun dogma-dogma dari luar negeri yang diajarkan baik dalam pendidikan formal, non-formal maupun informal. Kita tidak menyadari bahwa banyak dogma ataupun ajaran tersebut tidak sesuai dengan budaya negeri ini. Padahal negeri kita telah memiliki sejumlah tokoh pengajar dan pendidik yang luar biasa, salah satunya adalah pengajaran bapak pendidikan kita, Ki Hajar Dewantara.

Bila dicermati, berbagai persoalan sosial yang terjadi sekarang adalah akibat lemahnya sikap toleransi antar sesama masyarakat, menurunnya wibawa pemerintah karena berbagai kebijakannya yang dianggap tidak pro rakyat. Melemahnya peranan norma dalam mengatur ketertiban masyarakat hingga ketidak percayaan terhadap hukum. Semuanya itu memunculkan berbagai perilaku perilaku anarkis, sadistis, konfrontatif serta berbagai tingkah laku lain yang bertentangan dengan norma sosial, susila, dan agama. Banyak kalangan yang akhirnya bertanya ”Apa yang salah dengan pendidikan nasional sehingga belum berhasil membangun karakter bangsa sebagaimana yang diamanatkan Pancasila, UUD 1945, dan UU NO. 20 Tahun 2003?”. Membuat orang berkarakter adalah tugas pendidikan. Esensi pendidikan adalah membangun manusia seutuhnya, yaitu manusia yang baik dan berkarakter. Pengertian baik dan berkarakter mengacu pada norma yang dianut, yaitu nilai-nilai luhur Pancasila yang sepenuhnya terintegrasi ke dalam harkat dan martabat manusia (HMM). HMM yang mengandung nilai-nilai luhur Pancasila inilah yang menjadi basis pendidikan. Dalam hal ini, paradigma pendidikan yang dikembangkan dan diimplementasikan adalah memuliakan kemanusiaan manusia, yang mana kemanusiaan manusia adalah HMM itu sendiri.

Pendidikan terwujud melalui proses pembelajaran. Proses pembelajaran ini terjadi tidak hanya sekedar pada tahap transfer pengetahuan (knowledge) semata, melainkan juga pada tahap transfer keterampilan (skill) hingga pada tahap transfer nilai-nilai (values) yaitu nilai-nilai kehidupan pada umumnya dan nilai-nilai spiritual keagamaan. Tahap inilah yang pada akhirnya mengarah kepada pembentukan karakter (character).

Pendidikan pada akhirnya adalah pembangunan karakter. Proses pembelajaran yang bermuatan pendidikan karakter itu dapat kita implementasikan dari ajaran pendidikan yang dikemukakan oleh Ki Hajar Dewantara melalui Trilogi Pendidikan yang diajarkannya, yaitu ing ngarsa sung tulada, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani. Arti dari semboyan Trilogi pendidikan ini adalah: tut wuri handayani (dari belakang seorang guru harus bisa memberikan dorongan dan arahan), ing madya mangun karsa (di tengah atau di antara murid, guru harus menciptakan prakarsa dan ide), dan ing ngarsa sung tulada (di depan, seorang pendidik harus memberi teladan atau contoh tindakan yang baik). Sudah waktunya guru-guru meninggalkan metode lama mengajar yang hanya sekadar melaksanakan tuntutan tugas dan mengejar target kurikulum semata, sehingga tidak memiliki idealisme menjadi seorang pendidik. Tinggalkan mengajar tanpa dilandasi hakikat dari mengajar itu sendiri.

Guru dituntut untuk kembali seperti yang Ki Hajar Dewantara katakan yakni seorang yang ing ngarso sing tulodo, ing madyo mangun karso dan tut wuri handayani. Guru yang bukan hanya mengajar, tapi juga mendidik. Aktualisasi ajaran Ki Hajar Dewantara di era globalisasi ini untuk membangun karakter bangsa, sudah sangat mendesak diterapkan. Kalau itu dilakukan, Indonesia akan bebas dari predikat negara terkorup, birokrasi terburuk, dan lainnya, yang kesemuanya itu disebabkan lemahnya sistem pendidikan yang berkarakter budaya Indonesia. Perlu langkah bersama untuk mewujudkannya, sehingga Indonesia berubah jadi bangsa berkarakter tinggi. (di ambil dari berbagai sumber)

Rabu, 21 November 2012




Daya tarik guru dalam menjelaskan materi pelajaran adalah hal utama siswa mau “sacrifice ‘ mengikuti kegiatan belajar.Namun tidak semua guru memiliki daya tarik itu jika tidak memahami arti penting “panggilan “ tugasnya mengajar dan memahami perubahan perilaku siswa secara utuh Untuk itu mind set guru perlu ditata ulang saat melaksanakan tugas professional sebagai pendidik. 
  1.  Jika guru beranggapan bahwa tugas mendidiknya adalah tuntutan profesi semestinya menjadi siswa adalah alasan utama guru itu berprofesi menjalankan tugas mendidiknya.Artinya disebabkan siswa lah diperlukan profesi guru,mengingat siswa tanpa guru pun bisa belajar secara otodidak kepada sumber dan sosok selain kepada guru. Apalagi dengan adanya ICT siswa dapat belajar secara mandiri. Inilah alasan utama bagaimana guru dapat membangkitkan semangat belajar siswa melalui karakter unik sebagai pribadi, pendidik professional,inspiration for developing characterpropositions .
  2. Siswa menjadi alasan utama bagi guru mengembangkan daya kreasinya dalam melakukan kegiatan pembelajaran agar siswa dapat memiliki semangat untuk belajar bersungguh sungguh mencapai prestasi puncaknya.Seorang guru dituntut dapat memberikan pelayanan prima agar daya serap siswa dalam menerima pelajaran menjadi meningkat,sehingga siswa berkonsentrasi dan berprestasi dalam kegiatan belajarnya secara menyenangkan. Untuk itu guru dituntut meningkatkan kompetensi akademiknya dan kompetensi professional. 
  3. Model pembelajaran yang dikembangkan kepada siswa semestinya adalah long term sustainability ,artinya siswa tumbuh kembang kompetensinya secara urut dan berkesinambungan guna membangun life skill secara optimal,bukan sekedar kenaikan grade dengan kompetensi yang tidak meningkat. Ambil contoh Seorang siswa kelas VII semestinya mendapatkan knowledge dan knowhow menambah dan menguatkan ilmu yang didapat sebelumnya sehingga makin kelihatan “keahliannya”. Untuk itulah seorang guru perlu mengenali secara individu karakter unik setiap siswanya guna membangun kompetensi dan prestasi siswa. Selanjutnya perlu difahami bahwa siswa sesungguhnya “the real stake holder” Karena kesuksesannya dapat mengangkat citra guru ,citra sekolah sekaligus citra pendidikan secara nasional.

Cara Memahami Perilaku Siswa Dalam Belajar




Daya tarik guru dalam menjelaskan materi pelajaran adalah hal utama siswa mau “sacrifice ‘ mengikuti kegiatan belajar.Namun tidak semua guru memiliki daya tarik itu jika tidak memahami arti penting “panggilan “ tugasnya mengajar dan memahami perubahan perilaku siswa secara utuh Untuk itu mind set guru perlu ditata ulang saat melaksanakan tugas professional sebagai pendidik. 
  1.  Jika guru beranggapan bahwa tugas mendidiknya adalah tuntutan profesi semestinya menjadi siswa adalah alasan utama guru itu berprofesi menjalankan tugas mendidiknya.Artinya disebabkan siswa lah diperlukan profesi guru,mengingat siswa tanpa guru pun bisa belajar secara otodidak kepada sumber dan sosok selain kepada guru. Apalagi dengan adanya ICT siswa dapat belajar secara mandiri. Inilah alasan utama bagaimana guru dapat membangkitkan semangat belajar siswa melalui karakter unik sebagai pribadi, pendidik professional,inspiration for developing characterpropositions .
  2. Siswa menjadi alasan utama bagi guru mengembangkan daya kreasinya dalam melakukan kegiatan pembelajaran agar siswa dapat memiliki semangat untuk belajar bersungguh sungguh mencapai prestasi puncaknya.Seorang guru dituntut dapat memberikan pelayanan prima agar daya serap siswa dalam menerima pelajaran menjadi meningkat,sehingga siswa berkonsentrasi dan berprestasi dalam kegiatan belajarnya secara menyenangkan. Untuk itu guru dituntut meningkatkan kompetensi akademiknya dan kompetensi professional. 
  3. Model pembelajaran yang dikembangkan kepada siswa semestinya adalah long term sustainability ,artinya siswa tumbuh kembang kompetensinya secara urut dan berkesinambungan guna membangun life skill secara optimal,bukan sekedar kenaikan grade dengan kompetensi yang tidak meningkat. Ambil contoh Seorang siswa kelas VII semestinya mendapatkan knowledge dan knowhow menambah dan menguatkan ilmu yang didapat sebelumnya sehingga makin kelihatan “keahliannya”. Untuk itulah seorang guru perlu mengenali secara individu karakter unik setiap siswanya guna membangun kompetensi dan prestasi siswa. Selanjutnya perlu difahami bahwa siswa sesungguhnya “the real stake holder” Karena kesuksesannya dapat mengangkat citra guru ,citra sekolah sekaligus citra pendidikan secara nasional.

Selasa, 20 November 2012

Pak Jokowi Melepas Kontingen Pramuka







Gubernur Provinsi DKI Jakarta Jokowi memberikan arahan sekaligus melepas kontingen Pramuka DKI Jakarta yang akan mengikuti perkemahan putri tingkat nasional Tahun 2012 ke Prov. Jambi.